Parangtritis Beach

Ketika matahari sudah condong ke barat dan cuaca cerah, tibalah saatnya untuk bersenang-senang. Meskipun pengunjung dilarang berenang, Pantai Parangtritis tidak kekurangan sarana untuk having fun

Pantai Senggigih Lombok

Pantai Senggigi Lombok adalah sebuah tempat wisata di Lombok yang paling terkenal. Pantai Senggigi memiliki keindahan panorama yang menawan hati. Banyak wisatawan luar negeri yang datang ke pantai ini.

Mount Bromo

Merasakan berada diatas awan,melihat puncak-puncak gunung muncul seperti pulau-pulau di lautan awan, dan yang paling penting adalah momen matahari terbit yang akan membuat sekaliling anda berwarna kuning cerah dan awan gelap mulai terlihat terang. Ini adalah hari baru bagi negeri diatas awan. Pastikan anda tidak melewatkan momen matahari terbit saat mengunjungi kawasan wisata gunung Bromo

Borobudur tample

Borobudur tak sekadar bangunan berundak. Setiap tingkatan candi memiliki relief-relief indah yang bercerita tentang suatu kisah yang sangat melegenda, yaitu Ramayana. Namun terdapat pula relie fyang menggambar kan kondisi masyarakat saat itu, seperti bertani dan berlayar

Bedugul lake

Wisata Alam berpadu dengan bangunan etnik bisa menjadi satu pengalaman tersendiri bila menyaksikannya langsung, belum lagi lingkungannya yang banyak ditumbuhi tanaman bunga-bungaan serta pepohonan, membuat semakin indah pemandangannya

Tampilkan postingan dengan label Jawa tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa tengah. Tampilkan semua postingan

Grojogan Sewu Tawangmangu Solo


Grojogan Sewu Tawangmangu merupakan tempat wisata di Solo kategori wisata alam yang paling terkenal. Berada di sisi barat Gunung Lawu, Grojogan Sewu Tawangmangu adalah sebuah air terjun yang sangat indah dan menyimpan jutaan misteri. Lokasi air terjun Grojogan Sewu Tawangmangu tidaklah jauh dari kota Solo, hanya sekitar 37 KM di sebelah timur kota Solo, tepatnya di Kabupaten Karanganyar.

Kampoeng Batik Kauman Solo


Kampoeng Batik Kauman adalah salah satu tempat wisata di Solo dalam kategori wisata belanja. Kampoeng Batik Kauman merupakan pusat kerajinan batik yang berlokasi dekat dengan Keraton Kasunan Surakarta di pusat kota Solo. Produk batik di Kampoeng Batik Kauman rata-rata mempunyai warna gelap dengan motif modern. Produk batik Kampoeng Batik Kauman sudah terkenal di dunia, banyak orang luar negeri yang berlangganan membeli batik di Kampoeng Batik Kauman. Harga batik di Kampoeng Batik Kauman dapat mencapai jutaan Rupiah.

Museum Manusia Purba Sangiran Solo


Museum Manusia Purba Sangiran adalah sebuah museum unik yang mempunyai koleksi berupa fosil-fosil manusia purba. Fosil manusia purba ini ada yang berumur lebih dari 2 juta tahun, hingga yang berumur 200,000 tahun. Dengan lebih dari 13,000 koleksi fosil manusia purba, Museum Manusia Purba Sangiran adalah museum manusia purba yang paling lengkap di Asia. Selain itu, Museum Manusia Purba Sangiran juga mempunyai koleksi lain berupa fosil hewan, tumbuhan, batu, dan alat-alat yang digunakan manusia purba.

Air Terjun Jumog Solo


Air Terjun Jumog adalah alternatif tempat wisata alam yang terkenal di daerah Solo, Jawa Tengah. Air Terjun Jumog tidak kalah indah dari air terjun Grojogan Sewu Tawangmangu. Berjarak sekitar 40 KM dari kota Solo, Air Terjun Jumog menawarkan wisata alam dengan panorama indah dan harga yang murah. Cukup dengan 5,000 Rupiah anda sudah dapat menikmati keindahan Air Terjun Jumog dan bermain air di bawah air terjun tersebut.

Tugu Lilin Solo


Tugu Lilin adalah sebuah monumen peringatan 25 tahun berdirinya Boedi Oetomo. Dengan bentuk uniknya yang menyerupai sebuah lilin menyala, Tugu Lilin melambangkan pengabdian dan semangat perjuangan bangsa Indonesia yang berapi-api memperjuangkan kemerdekaan. Dengan bentuknya yang unik, Tugu Lilin yang berlokasi di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo sangat cocok untuk wisatawan yang ingin berfoto-foto di tempat unik yang ada di Solo.

Kampung Batik Laweyan Solo


Kampung Batik Laweyan adalah salah satu sentra batik yang ada di kota Solo. Jika Anda pernah ke tempat wisata Kota Lama Semarang, maka Anda akan mendapati kesan arsitektural Eropa yang juga ada di kampung Laweyan ini. Banyak rumah-rumah di Laweyan dibangun dengan sentuhan arsitektur Eropa yang megah dan kokoh. Dulu, rumah-rumah itu adalah kediaman para saudagar batik. Kampung Batik Laweyan adalah salah satu tempat belanja di Solo, Anda dapat berbelanja aneka produk batik, mulai dari kain, baju, hingga kerajinan.

Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari Solo


Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari adalah tempat hiburan yang cocok untuk anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Inilah taman rakyat di Solo. Di tempat wisata Solo satu ini, Anda dapat berlibur atau menikmati kebersamaan dengan keluarga. Di dalam taman, terdapat sejumlah 16 wahana permainan dan Mini Water Park. Juga ada 14 wahana stand ketangkasan, panggung hiburan, serta kafe yang menyediakan menu makanan seperti nasi goreng, mie ayam, bakso, roti bakar, hingga kentang goreng. Untuk dewasa, tersedia pula acara musik seperti band, konser dangdut, Koes Ploes-an, dan lainnya.

Galabo Solo


Inilah tempat wisata kuliner di Solo, sebuah konsep pusat jajanan malam yang menyuguhkan beragam kuliner khas Solo. Di Galabo Solo, Anda akan menghemat waktu tanpa perlu mendatangi lokasi warung aslinya satu demi satu. Tempat wisata kuliner ini selalu ramai dikunjungi, terutama di saat malam hari. Berbagai jenis kuliner yang lezat sungguh mengundang rasa ingin mencobanya. Tempat Galabo di Solo telah menjadi sebuah tujuan kuliner yang populer bagi Anda yang ingin pergi ke kota Batik tersebut.

Pasar Klewer Solo


Pasar Klewer adalah pusat tekstil dan sandang di kota Solo. Di pasar ini, Anda dapat menemukan beragam kain dan aneka sandang, terutama kain batik. Inilah tempat wisata belanja di Solo bagi Anda yang ingin berbelanja. Di sekitar Pasar Klewer juga dapat Anda temukan sejumlah penjual makanan khas Solo. Tak ayal, area Pasar Klewer juga merupakan tempat wisata kuliner di Solo yang patut Anda datangi.

Pandawa Water World Solo


Pandawa Water World merupakan wahana wisata air yang terletak di perbatasan kota Surakarta dan Sukoharjo. Tempat wisata Solo yang satu ini memiliki 27 wahana air, antara lain Wave Pool, Action River, Fantastic Slides, Aerated Spa, Warm Spa, Sight Tower dan lainnya. Juga tersedia kolam untuk balita dan anak-anak.

Museum Radya Pustaka Solo


Museum Radya Pustaka ini terletak dekat Taman Sriwedari, merupakan salah satu museum tua, bahkan yang tertua di Indonesia. Di museum ini, Anda dapat mengetahui riwayat kota Solo di masa lampau. Bahkan, Anda dapat menjumpai porselen yang merupakan hadiah dari Napoleon Bonaparte kepada Sri Susuhunan Paku Buwana IV.

Museum Batik Danar Hadi Solo


Danar Hadi adalah salah satu produsen batik terkenal di Solo. Di museum ini, Anda dapat menjumpai koleksi corak, motif, dan jenis kain batik dari seluruh nusantara. Koleksinya bahkan mencapai 10000 helai kain batik. Oleh sebab itu, museum ini diakui oleh MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai museum yang mempunyai koleksi kain batik terbanyak.

Night Market Solo


Night Market merupakan pasar malam yang secara rutin diselenggarakan di hari Sabtu – Minggu mulai pukul 19.00 – 21.00 WIB. Ini adalah tempat berdagang yang hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki KTP Solo. Produk yang dijual di pasar malam ini di antaranya kerajinan, batik, souvenir, hingga makanan kuliner khas Solo. Di tempat ini juga Anda akan menjumpai live performance, seperti jazz, tarian, atau musik etnik dari para penggiat seni di Solo. Hal ini ditujukan untuk menambah semarak suasana di Ngarsopuro Night market.

Ngarsopura Solo


Ngarsopuro adalah kawasan pedestrian yang ditata secara artistik dan sungguh nyaman sebagai tempat nongkrong bagi kawula muda. Ngarsopuro ini terletak di Jln. Diponegoro, tepat berada di depan (bagian selatan) Pura Mangkunegaran. Jika Anda mengunjungi kawasan wisata Ngarsopura ini menjelang sore hingga malam, suasana ramai akan terlihat di sana. Banyak orang menghabiskan waktu dan duduk-duduk di kursi yang tersedia di sepanjang jalan. Anda akan melihat kesan etnik yang kuat di tempat wisata Solo yang satu ini di mana lukisan-lukisan terpajang di sana, lampu jalan yang terpasang dalam sangkar burung, patung-patung loro blonyo, dan lainnya.

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Solo


Inilah simbol dan cikal bakal kota Surakarta. Didirikan pertama kalinya pada tahun 1744 oleh Sunan Paku Buwono II, Keraton Surakarta menjadi sebuah tempat yang menyimpan banyak nilai sejarah. Tahukah Anda, di keraton ini terdapat menara yang disebut Panggung Sanggabuwana. Konon, di sinilah Susuhunan bersemedi dan bertemu Nyai Rara Kidul, penguasa Pantai Selatan. Tatkala mengunjungi tempat wisata Solo yang satu ini, Anda wajib mematuhi berbagai peraturan, seperti tidak memakai topi dan  kacamata hitam, tidak bercelana pendek, tidak menggunakan sandal dan jaket. Anda dapat meminjam kain bawahan untuk digunakan selama mengelilingi kawasan keraton jika ternyata Anda sedang mengenakan celana pendek saat sampai di sana. Keraton ini terbuka untuk kunjungan umum mulai dari hari senin hingga kamis, pukul 08.30 – 14.00 WIB, di hari jumat tutup. Saat hari minggu, hanya akan buka mulai dari pukul 08.30 – 13.00 WIB.

Puncak Suroloyo Yogyakarta


Di sebelah barat laut Borobudur membentang Perbukitan Menoreh yang tampak bagaikan siluet patung Buddha tidur, hanya saja ukurannya sungguh raksasa. Pada abad ke-18, seorang pujangga dari Keraton Surakarta, Ngabehi Yasadipura I, pernah menulis sebuah karya sastra berjudul Serat Cabolek. Dalam serat itu dikisahkan Raden Mas Rangsang yang kemudian bergelar Sultan Agung Hanyokrokusumo mendapatkan wangsit bahwa dia akan menjadi penguasa Tanah Jawa, oleh karena itu dia harus berjalan dari Keraton Kotagede menuju Perbukitan Menoreh. Supaya bisa menjadi penguasa, dia harus melakukan tapa kesatrian di salah satu puncak Perbukitan Menoreh yang kini dikenal dengan nama Puncak Suroloyo. Kawasan ini wajib dikunjungi sebagai dessert perjalanan wisata penemuan harta karun dunia di Borobudur.
Perjalanan menuju Puncak Suroloyo merupakan petualangan tersendiri yang penuh dengan tantangan. Jalanan sempit penuh tanjakan curam, kelokan tajam, serta diapit oleh bukit dan jurang menjadi perjalanan yang mendebarkan. Namun perasaan takut itu akan tergantikan dengan ketakjuban saat melihat pemandangan yang terhampar. Gugusan perbukitan nampak berdiri kokoh melindungi kawasan perdesaan di lembah yang dikelilingi areal persawahan dan ladang. Sejauh mata memandang yang terlihat adalah warna hijau berpadu dengan biru langit dan putihnya mega. Sesekali terlihat bunga liar yang tumbuh dengan anggun di tengah rumpun ilalang.
Setelah menempuh 15 km perjalanan menggunakan sepeda motor, YogYES pun menjejakkan kaki di Suroloyo. Untuk mencapai puncaknya terdapat 286 anak tangga dengan tingkat kemiringan tinggi yang harus didaki. Awalnya pendakian masih terasa biasa saja, namun mulai anak tangga ke-100 nafas YogYES sudah tersengal dan hampir putus. Setelah beristirahat di anak tangga, pendakian pun dilanjutkan kembali dengan pelan. Begitu menjejakkan kaki di Puncak Suroloyo yang memiliki ketinggian 1.019 m dpl, YogYES disambut dengan kepakan sayap puluhan burung gereja, kupu-kupu, dan juga capung. Rombongan unggas dan serangga itu terbang rendah di atas kepala seolah mengucapkan selamat datang.
Pemandangan indah dan menakjubkan terhampar di depan mata. Areal persawahan berbentuk terasering menghiasi dinding perbukitan, berpadu mesra dengan lembah dan perdesaan. Di kejauhan nampak puncak Gunung Sindoro, Sumbing, Merbabu, dan Merapi menyembul di balik gumpalan awan. Candi Borobudur terlihat dalam ukuran yang sangat mungil, tersembunyi dibalik pepohonan. Dan YogYES pun tercekat, saat tiba-tiba segumpal awan berarak pelan tak jauh dari tempat YogYES berdiri.

Pantai Siung


Pantai Siung adalah salah satu pantai di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Meski termasuk yang paling baru dikenal, pantai ini telah menjadi andalan wilayah tersebut. Belum lama ini, saya mengunjungi pantai itu dan menyadari potensi wisata yang dimilikinya.
Siung terletak di Kecamatan Tepus, sekitar 70 km dari Yogya. Berbeda dengan pantai-pantai yang telah lebih dahulu dikenal seperti Parangtritis, Siung termasuk pendek. Pantai ini terletak di cekungan yang panjangnya hanya sekitar 300-400 m. Namun justru di sinilah letak keistimewaannya.
Pantai pendek ini dikelilingi oleh karang-karang besar berwarna kehitaman, yang sebagian besar ditumbuhi vegetasi dan lumut hijau. Paduan laut biru jernih dan karang kehijauan menambah keindahan panorama tempat ini.


Siung bukanlah pantai yang paling ideal untuk berenang karena menghadap langsung ke Samudera Hindia. Topografi pantai yang berkarang dan berbatu serta ombak yang besar pun menyulitkan Anda untuk berenang. Tak heran pemerintah setempat memasang tanda larangan berenang. Namun, tentu Anda masih bisa bermain-main air di pinggir pantai.
Keistimewaan lain dari pantai ini adalah masih banyaknya pepohonan di pinggir pantai. Anda tinggal menyewa tikar dari penduduk sekitar dan berteduh di bawah pohon-pohon itu.
Selain cocok sebagai tempat melarikan diri dari kesibukan sehari-hari, Siung sangat sesuai bagi Anda yang memiliki hobi fotografi. Pantai yang pendek dan dibatasi karang-karang justru merupakan objek foto yang sangat menarik.
Bila tidak keberatan mengeluarkan keringat, Anda dapat mengikuti jalan setapak di sisi kiri pantai untuk mencapai puncak tebing. Sekitar 10-15 menit dibutuhkan hingga sampai ke puncak. Dari sana, akan terlihat keseluruhan pantai dan karang-karang besar di sisi kiri dan kanan. Juga terlihat Pantai Wediombo yang berada di sisi sebelah timur Siung.
Selain menjadi objek wisata dan foto yang menarik, daerah di sekeliling Pantai Siung juga sering dijadikan tempat latihan panjat tebing. Mahasiswa pencinta alam di Yogya — dan bahkan luar kota — sering berlatih di sini, memanfaatkan tebing-tebing dengan ukuran bervariasi dan jalur yang beragam.
Karena baru dikenal beberapa tahun belakangan ini, Siung belum banyak dikunjungi wisatawan. Air lautnya masih jernih, karang-karangnya pun masih bebas dari tangan-tangan jahil manusia.

goa seplawan yogyakarta


Goa Seplawan terletak di Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing dengan jarak tempuh 20 km ke arah timur dari pusat kota dengan ketinggian 700 m di atas permukaan laut sehingga udaranya sangat sejuk. Goa ini memiliki ciri khusus ornamen yang terdapat di dalam goa, antara lain: stalaktit, stalakmit, flow stone, helekit, soda straw, gouwer dam, dan dinding-dinding berornamen seperti bentuk kerangka ikan.
Goa Seplawan itu merupakan peninggalan sejarah peradaban masa lalu terbukti dengan ditemukannya sebuah arca emas 22 karat setinggi 9 cm dengan berat 2,5 kg. pada 15 Agustus 1979 di salah satu sudut goa. Arca Kencana itu berupa patung sepasang pria dan wanita yang sedang bergandengan tangan.
Para ahli arkeolog meyakini bahwa patung itu adalah Dewa Siwa dan Dewi Parwati, Arca itu merupakan peninggalan pada zaman Hindu Siwa.Kini arca tersebut disimpan di Museum Nasional dan sebagai gantinya Pemerintah membangun replika arca didepan mulut goa, replika itu ukurannya lebih besar dari yang sebenarnya .
Ada sebagian ahli sejarah juga menyatakan bahwa di sekitar Goa Seplawan pada jaman dahulu pernah di tinggali oleh Ratu atau Raja, hal tersebut diperkuat dengan ditemukan Lingga Yoni yang melambangkan Kesuburan dan Kemakmuran .
Selain memiliki keistimewaan sebagai situs pra sejarah, Pesona Alam disekitar Goa Seplawan memang menghampar indah dan menyejukan, ada juga keistimewaan lainnya yaitu keindahan goa Seplawan itu sendiri. Goa itu memiliki ornamen-ornamen yang sangat indah dan mengagumkan seperti adanya stalaktit dan stalakmit dengan ukuran beraneka ragam. Ornamen lainnya pun tak kalah menariknya seperti Flow stone, helektit, soda straw, gowerdam dan lain-lain.
Salah satu hal yang lebih menarik lagi bahwa di dalam goa terdapat sumber air yang menyegarkan dam di atas telaganya terdapat tulisan kuno yang berbunyi "SAPLO WAN" yang memiliki arti saplu : suci . wan : manusia yang bisa diartikan manusia suci atau tempat mensucikan manusia.
Ada cerita mistik yang berkembang barang siapa yang membasuh muka dengan air di dalam goa seplawan dan memiliki niat yang baik dengan berdoa penuh keiklasan pada Allah SWT Insya allah akan segera terjawab ke inginannya.
Goa Seplawan mempunyai panjang kurang lebih sekitar 500 Meter sedangkan cabang-cabang goa sekitar 150-300 meter.
Sedangkan jalur yang khusus untuk para pengunjung sudah ada penerangan lampu sedangkan untuk cabang-cabang goa tidak dipasang lampu karena kondisinya yang berlumpur.
Namun gunung-gunung itu hanya bisa dilihat pada pagi hari, maka banyak para pengunjung yang camping di Seplawan sehingga pada pagi harinya bisa melihat keindahan alam dari kawasan Seplawan itu.
Anda tidak akan rugi jika berkunjung ke Goa Seplawan. Anda dapat melihat pemandangan indah dan belajar sejarah...
Lokasi obyek wisata Goa Seplawan sangat mudah di capai karena Akses jalan untuk kendaraan roda empat bisa mencapai lokasi dengan mudah dan sudah dilengkapi dengan fasilitas sarana dan prasana seperti tempat parkir kendaran, kamar mandi/WC, Mushola kecil yang sederhana, Gashebo, Gardu Pandang, Aula untuk Pementasan / Pertemuan dan juga ada taman-taman bunga yang indah.
Lokasi Goa seplawan juga sangat memungkinkan untuk pelatihan Pecinta Alam. Pesona Alam di sekitar Goa Seplawan juga memiliki camping ground atau lokasi berkemah yang cukup luas serta memungkinkan untuk berwisata berkemah.
Melalui gardu pandang pengunjung bisa melihat pantai selatan, kota Kulon Progo, serta Waduk Sermo, bahkan jika naik ke salah satu bukit di kawasan goa itu pengunjung bisa melihat Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sumbing dan Sindoro dan juga Gunung Slamet.

Goa Kiskendo yogyakarta


Goa Kiskendo adalah goa alam di pegunungan Menoreh yang terletak 1200 m di atas permukaan laut yang berhawa sejuk. Goa ini terletak sekitar 35 km arah barat laut Yogyakarta di atas bukit utara Kabupaten Kulon Progo yang dapat diakses memalui jalan kecil beraspal. Hanya kendaraan beroda empat berukuran kecil saja yang dapat sampai ke gua ini. Bagi Anda yang datang dengan bis besar harus berhenti di desa Niten, dekat kantor kecamatan Giri Mulyo, sekitar 8 km dari gua.
Tidak jauh dari mulut goa Kiskendo terdapat Goa Sumitro yang mempunyai dua mulut vertikal dan horizontal yang mengalir sungai bawah tanah yang jernih. Objek wisata ini sangat cocok untuk kegiatan perkemahan karena didukung dengan adanya lahan yang luas dengan udara yang nyaman. Goa Kiskendo yang terletak di desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulya, dapat dicapai dari yogyakarta dengan jarak kurang lebih 38 km atau kurang dari 21 km dari kota wates. Sepanjang Goa Kiskendo dapat menikmati pemandangan alam pegunungan yang mempesona. Memasuki gua Kiskendo, pengunjung akan disambut oleh keindahan stalaktit dan stalagmit seperti gua batu kapur pada umumnya. Menurut legenda dahulu gua tersebut merupakan istana 2 raksasa bernama Maesosuro dan Lembusuro yang dikalahkan oleh Subali seperti yang dilukiskan pada relief di depan gua.

SEJARAH
Taman wisata ini terletak 35 kilometer di sebelah Barat kota Yogyakarta, di pegunungan Menboreh. Taman Wisata ini terdiri dari Goa Kiskendo, Goa Sumitro dan Watu Blencong . Merupakan goa alam di pegunungan Menoreh yang terletak 1200 m di atas permukaan laut yang berhawa sejuk, dari bentuk serta keadaannya sangat serupa dengan apa yang yang tersirat dalam legenda dalam legenda Istana Goa Kiskendo (yang merupakan fragmen dari cerita Ramayana ), tempat tinggal Raksasa Mahesasura yang berkepala kerbau dan Lembusura yang berkepala sapi.Dalam kisah pewayangan, di tempat ini terjadi pertempuran antara Subali Sugriwa dengan Mahesasura dan patih Lembusura yang menghuni goa ini.Di samping itu keadaan-keadaan geologis dari goa-goa yang ada di daerah berbatu kapur,Di dalam goa Kiskendo ini terdapat banyak stalaktit dan stalagmit yang aneh namun indah bentuknya.Di dalam goa ini mengalir sungai di bawah tanah yang dalam cerita pewayangan, dan dalam pertempuran antara Subali; Sugriwa dan Mahesasura ; Lembusura, mengalirkan air berwarna merah dan putih. 

goa cerme yogyakarta


Goa Cerme terletak di Dusun Srunggo, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, sekitar 15 (lima belas) kilometer arah tenggara Kota Bantul.
Panjang goa seluruhnya kurang lebih 1,2 kilometer dan dialiri sungai bawah tanah yang aman untuk kegiatan caving. Rata-rata kedalaman air mencapai 1-1,5 meter.
Ujung goa berupa sebuah sendang di wilayah Panggang, tepatnya di desa Ploso, Giritirto, Kabupaten Gunungkidul.
Selain goa utama, terdapat juga goa lain yang sering digunakan sebagai tempat meditasi seperti Goa Dalang, Goa Ledhek, Goa Badhut, dan Goa Kaum.
Untuk mencapai gerbang depan goa, Anda harus mendaki bukit melewati sekitar 759 anak tangga. Pada malam hari, pemandangan kota di sebelah utara terlihat indah dengan ribuan gemerlap lampu.